KARYA TULIS ILMIAH PENGARUH
GLOBALISASI TERHADAP
BANGSA DAN NEGARA INDONESIA
ARINAL HAQUE LAILI
XII IPA 1/02
SMA NEGERI 7 KEDIRI
TAHUN AJARAN 2014/2015
KATA
PENGANTAR
Pertama-tama kami ingin mengucapkan puji dan sykur kepada Tuhan yang Maha Esa yang telah memberkati kami sehingga karya ilmiah ini dapat diselesaikan. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih bagi seluruh pihak yang telah membantu kami dalam pembuatan karya tulis ini dan berbagai sumber yang telah kami pakai sebagai data dan fakta pada karya ilmiah ini.
Kami mengakui bahwa kami adalah manusia yang mempunyai keterbatasan dalam berbagai hal. Oleh karena itu tidak ada hal yang dapat diselesaikan dengan sangat sempurna. Begitu pula dengan karya ilmiah ini yang telah kami selesaikan. Tidak semua hal dapat kami deskripsikan dengan sempurna dalam karya tulis ini. Kami melakukannya semaksimal mungkin dengan kemampuan yang kami miliki. Di mana kami juga memiliki keterbatasan kemampuan.
Maka dari itu seperti yang telah dijelaskan bahwa kami memiliki keterbatasan dan juga kekurangan, kami bersedia menerima kritik dan saran dari pembaca yang budiman. Kami akan menerima semua kritik dan saran tersebut sebagai batu loncatan yang dapat memperbaiki karya ilmiah kami di masa datang. Sehingga semoga karya ilmiah berikutnya dan karya ilmiah lain dapat diselesaikan dengan hasil yang lebih baik.
Kediri,
23 Januari 2015
Arinal
Haque Laili
ii
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . i
KATA PENGANTAR . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ii
DAFTAR ISI . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . iii
BAB I PENDAHULUAN . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .1
1.1 Latar Belakang.
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .1
1.2 Tujuan Penulisan. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 2
BAB II ISI
2.1 Pengertian Globalisasi . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. 3
2.2 Karakteristik
Globalisasi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . .3
2.3 Faktor-Faktor
Pendukung Munculnya Globalisasi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . 4
2.4 Sebab-Sebab Meningkatnya Globalisasi . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .4
2.5 Pengaruh
Globalisasi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 5-7
2.6
DampakGlobalisasi . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .7-8
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . 9
3.2 Saran . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . .9
3.2 Daftar Pustaka . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . 10
iii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
LATAR BELAKANG
Globalisasi adalah suatu fenomena
khusus dalam peradaban manusia yang bergerak terus dalam masyarakat global dan
merupakan bagian dari proses manusia global itu. Kehadiran teknologi informasi
dan teknologi komunikasi mempercepat akselerasi proses globalisasi ini.
Globalisasi menyentuh seluruh aspek penting kehidupan. Globalisasi menciptakan
berbagai tantangan dan permasalahan baru yang harus dijawab, dipecahkan dalam
upaya memanfaatkan globalisasi untuk kepentingan kehidupan. Globalisasi sendiri
merupakan sebuah istilah yang muncul sekitar dua puluh tahun yang lalu, dan
mulai begitu populer sebagai ideologi baru sekitar lima atau sepuluh tahun
terakhir.
Sebagai istilah, globalisasi
begitu mudah diterima atau dikenal masyarakat seluruh dunia. Wacana globalisasi
sebagai sebuah proses ditandai dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan
dan teknologi sehingga ia mampu mengubah dunia secara mendasar. Globalisasi
sering diperbincangkan oleh banyak orang, mulai dari para pakar ekonomi, sampai
penjual iklan. Dalam kata globalisasi tersebut mengandung suatu pengetian akan
hilangnya satu situasi dimana berbagai pergerakan barang dan jasa antar negara
diseluruh dunia dapat bergerak bebas dan terbuka dalam perdagangan. Dan dengan
terbukanya satu negara terhadap negara lain, yang masuk bukan hanya barang dan
jasa, tetapi juga teknologi, pola konsumsi, pendidikan, nilai budaya dan
lain-lain.
Konsep akan globalisasi
menurut Robertson (1992), mengacu pada penyempitan dunia secara insentif dan
peningkatan kesadaran kita akan dunia, yaitu semakin meningkatnya koneksi
global dan pemahaman kita akan koneksi tersebut. Di sini penyempitan dunia
dapat dipahami dalam konteks institusi modernitas dan intensifikasi kesadaran
dunia dapat dipersepsikan refleksif dengan lebih baik secara budaya.
1
1.2 TUJUAN PENULISAN
Adapun
tujuan dari pembuatan makalah ini yaitu :
1. Mengetahui pengaruh globalisasi
terhadap Bangsa dan Negara Indonesia
2. Untuk mengetahui
pengaruh Positif dan Negatif Globalisasi terhadap Bangsa dan Negara
Indonesia
3. Untuk
Mengetahui Dampak Positif dan Negatif Globalisasi terhadap Bangsa dan Negara
Indonesia.
2
BAB II
ISI
2.1 PENGERTIAN GLOBALISASI
Globalisasi adalah proses menyatunya dunia ke dalam satu
kesatuan sistem yang sama. Globalisasi lahir dari adanya ilmu pengetahuan dan
tekno;ogi, khususnya komuikasi dan transportasi. Akibat perkembangan tersebut,
informasi menjadi demikian cepat menyebar ke berbagai pelosok bumi. Kejadian di
tempat yang jauh hanya dengan beberapa jam, bahkan detik informasinya menyebar
dengan cepat.
2.2 KARAKTERISTIK GLOBALISASI
Globalisasi
lahir bersamaan dengan modernisasi di Barat sejak abad XVI saat mula terjadi
sistematisasi kehidupan ekonomi, hubungan internasional antarnegara, dan
lahirnya budaya global serta kesadaran global.
Globalisasi
yang berarti terjadinya hubungan sistematik dari semua hubungan sosial di bumi
ini.
Globalisasi
mencakup fenomenologi kontraksi. Dunia seakan menciut bukan dalam arti materi
tetapi dalam arti yang abstrak. Dengan komunikasi yang cepat, maka ruang terasa
lebih pendek atau terjadinya kontraksi.
Fenomenologi
globalisasi bersifat reflektif, artinya menimbulkan kesadaran atas kemanusiaan,
misalanya rasa simpatik terhadap bencana alam, perang, adanya pasar global, dan
HAM.
Dengan
proses globalisasi, maka sekat-sekat pembatasan ruang dan waktu semakin hilang.
Seseorang adalah sekaligus individu dan anggota umat manusia.
3
2.3 FAKTOR - FAKTOR PENDUKUNG MUNCULNYA GLOBALISASI
Berkembangnya
Teknologi Komunikasi.
Pesatnya perkembangan teknologi komunikasi
dimungkinkan oleh perkembangan dalam infrastruktur dan telekomunikasi dunia. Di
negara-negara yang infrastruktur komunikasinya sangant berkembang, di setiap
rumah dan kantor dilengkapi dengan telepon, mesin fax, televisi kabel, dan
internet.
Adanya
Integrasi Ekonomi Dunia
Globalisasi juga makin terjadi oleh adanya
integrasi ekonomi dunia. Berbanding terbalik dengan era sebelumnya, perkonomian
global tidak hanya didasarkan pada pertanian dan industri, melainkan makin
didominasi oleh kegiatan perekonomian tanpa bobot (weightless economy).
Globalisasi merupakan keadaan yang akan sulit terhindarkan.
Dunia menjadi demikian terbuka tanpa proteksi. Dengan globalisasi akan terjadi
apa yang disebut era pasar bebas, yaiutu ketika semua negara dengan bebas
memasarkan produknya ke negara-negara lain dan setiap orang bebas mencari
pekerjaan ke negara lain. Semua itu merupakan tantangan bagi setiap bangsa dan
rakyat Indonesia karena kualitas produk dan sumber daya manusia akan sangat
menentukan, apakah dapat bersaing dengan negara-negara lain lebih maju atau,
apakah akan menjadi penonton di negara sendiri?
2.4 SEBAB – SEBAB MENINGKATNYA GLOBALISASI
Perubahan
politik dunia
Aliran
informasi yang cepat dan luas
Perkembangan perusahaan-perusahaan
transnasional
4
2.5
PENGARUH GLOBALISASI
Kehadiran
globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk
Indonesia. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan
pengaruh negatif. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti
kehidupan politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya dan lain-lain akan
mempengaruhi nilai-nilai nasionalisme terhadap bangsa.
Pengaruh Positif Globalisasi Terhadap Nilai - Nilai Nasionalisme
1. Pengaruh Dari Aspek Politik.
Pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis.
Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara, jika pemerintahan
djalankan secara jujur, bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan
positif dari rakyat. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme
terhadap negara menjadi meningkat
2. Pengaruh Dari Aspek konomi.
Terbukanya pasar internasional, meningkatkan kesempatan
kerja dan meningkatkan devisa negara. Dengan adanya hal tersebut akan
meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa. Jugamasyarakat mengenal kemajuanteknologi, serta pusat perbelanjaan yang modernmempermudah masyarakat
untuk memperoleh barang yang dibutuhkannya.
3. Pengaruh Dari Aspek Sosial Budaya
Kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja
yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk
meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan
mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa.
5
4. Pengaruh Dari Aspek Teknologi dan Komunikasi
Adanya kemajuan di bidang
teknologi dan komunikasi menjadikan hidup manusia menjadi lebih mudah. Orang
yang ketika dahulu hendak pergi ke suatu tampat yang jauh membutuhkan waktu
lama, sekarang dengan waktu yang singkat kita bisa pergi keluar negeri.
Pengaruh Negatif Globalisasi Rerhadap Nilai - Nilai Nasionalisme
1. Globalisasi
mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan
dan kemakmuran. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi
Pancasila ke ideologi liberalisme. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa
nasionalisme bangsa akan hilang
2. Dari
globalisasi aspek ekonomi, hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri
karena banyaknya produk luar negeri (seperti Mc Donald, Coca Cola, Pizza
Hut,dll.) membanjiri di Indonesia.
3. Dengan
hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala
berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia.
4. Mayarakat
kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa
Indonesia, karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh
masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat.
5. Mengakibatkan
adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin, karena adanya
persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Hal tersebut dapat menimbulkan
pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat mengganggu kehidupan
nasional bangsa.
6. Munculnya
sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama
warga. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan
kehidupan bangsa.
6
7. Terjadinya
kesenjangan ekonomi sebagai akibat kekalahan berkompetisi dalam penguasaan
teknologi.
8. Negara-negara
yang kuat ekonominya akan bersekongkol dalam rangka mencari keuntungan
sebesar-besarnya. hal ini seringkali merugikan negara-negara miskin yang
ketahanan ekonominya lemah.
9. Timbulnya
fanatisme, etnis, dan agama sebagai upaya untuk menunjukkan kehadirannya
melalui berbagai forum dan organisasi.
10. Makin
menurunnya sumber daya alam yang vital seperti air, hutan, dan terjadinya pencemaran global.
11. Keguncangan
budaya, yaitu guncangan jiwa seseorang sebagai akibat belum adanya kesiapan
menerima kebudayaan asing yang datangsecara tiba-tiba.
2.6 DAMPAK GLOBALISASI
Bangsa
Indonesia, seperti halnya bangsa-bangsa lain dalam era globalisasi ini, tidak
dapat menghindar dari arus derasnya perubahan (inovasi) sebagai akibat canggihnya
teknologi informasi, telekomunikasi, dan transportasi. Beberapa rofessio dampak
globaliasai yang melanda bangsa dan rofes Indonesia yaitu:
1. Bidang Politik
Penyebaran
nilai-nilai politik barat baik secara langsung atau tidak langsung dalam bentuk
unjuk rasa, demonstrasi yang semakin berani dan terkadang ”mengabaikan
kepentingan umum” dengan cara membuat kerusuhan dan anarkis. Semakin lunturnya
nilai-nilai politik yang berdasarkan semangat kekeluargaan, masyarakat mufakat
dan gotong royong. Semakin menguatnya nilai-nilai politik berdasarkan semangat
individual, kelompok, oposisi, rofessi mayoritas atau tirani minoritas.
7
2. Bidang Ekonomi.
Berlakunya the
survival oe the fittest sehingga siapa yang memiliki modal yang besar akan
semakin kuat dan yang lemah tersingkir. Pemerintah hanya sebagai regulasi dalam
pengaturan ekonomi yang mekanismenya akan ditentukan oleh pasar.
Sektor-sektor ekonomi rakyat yang diberikan subsidi semakin berkurang, koperasi semakin sulit berkembang, dan penyerapan tenaga kerja dengan pola padat karya sudah semakin ditinggalkan.
Sektor-sektor ekonomi rakyat yang diberikan subsidi semakin berkurang, koperasi semakin sulit berkembang, dan penyerapan tenaga kerja dengan pola padat karya sudah semakin ditinggalkan.
3. Bidang Sosial
dan Budaya
Mudahnya
nilai-nilai barat yang masuk baik milalui internet, antene parabola, media
rofessi, maupun media cetak yang kadang-kadang ditiru habis-habisan. Semakin
lunturnya semangat gotong royong, solidaritas, kepedulian, dan kesetiakawanan
rofes sehingga dalam keadaan tertentu hanya ditangani oleh segelintir orang.
Semakin memudarnya nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat,
berbangsa, dan bernegara karna dianggap tidak ada hubungannya (sekularisme).
4. Bidang Informasi
Kemajuan iptek
dan arus komunikasi global yang makin canggih, cepat, dan berkapasitas tinggi.
Laju pertumbuhan dan akumulasi pengetahuan serta informasi meningkat sangat
cepat secara tajam (eksponensial)
5. Bidang Hukum,
Pertahanan dan Keamanan
Semakin
menguatnya supremasi rofe, demokratisasi, dan tuntutan terhadap dilaksanakannya
hak-hak asasi manusia. Menguatnya regulasi rofe dan pembuatan peraturan
perundang-undangan yang memihak dan bermanfaat untuk kepentingan rakyat.
Semakin menguatnya tuntutan terhadap tugas-tugas penegak rofe (polisi, jaksa, dan hakim) yang lebih rofessional, transparan dan akuntabel.
Semakin menguatnya tuntutan terhadap tugas-tugas penegak rofe (polisi, jaksa, dan hakim) yang lebih rofessional, transparan dan akuntabel.
8
BAB
III
PENUTUP
3.1
KESIMPULAN
Agar kita tidak
tenggelam dalam aspek negatif globalisasi yang berkembang saat ini, perlu
diciptakan sebuah cara baru atau kebudayaan yang sifatnya lebih berupaya untuk
meningkatkan visi terhadap pemerataan sosial. Suatu pola yang membuat
orang-orang dapat menemukan cara-cara baru agar manusia dapat hidup dalam
lingkungan yang semakin padat dengan damai, kreatif dan berbahagia.
Hal yang sangat
penting adaah diperlukannya kreatifitas dan kerpercayaan pada diri sendiri yang
tertanam dalam suatu rasa identitas nasional dan dalam kebanggaan serta harga
diri yang melkat padanya, sehingga kita dapat menyatakan diri sebagai suatu
bangsa yang memiliki jati diri.
3.2 SARAN
Dari hasil pembahasan diatas, dapat dilakukan beberapa tindakan
untuk mencegah terjadinya pergeseran kebudayaan yaitu :
1.
Pemerintah perlu mengkaji ulang perturan-peraturan yang dapat menyebabkan pergeseran
budaya bangsa
2.
Masyarakat perlu berperan aktif dalam pelestarian budaya daerah masing-masing
khususnya dan budaya bangsa pada umumnya
3.
Para pelaku usaha media massa perlu mengadakan seleksi terhadap berbagai
berita, hiburan dan informasi yang diberikan agar tidak menimbulkan pergeseran
budaya
4.
Masyarakat perlu menyeleksi kemunculan globalisasi kebudayaan baru, sehingga
budaya yang masuk tidak merugikan dan berdampak negative.
8
5.
Masyarakat harus berati-hati dalam meniru atau menerima kebudayaan baru,
sehingga pengaruh globalisasi di negara kita tidak terlalu berpengaruh pada
kebudayaan yang merupakan jati diri bangsa kita.
9
DAFTAR PUSTAKA
2.
http://afand.abatasa.com/post/detail/2761/dampak-positif-dan-dampak-negatif–globalisasi-dan-modernisasi
diakses pada 2 Oktober 2011
10


0 komentar:
Posting Komentar